• Jln. By Pass Aur Kuning No.1 Bukittinggi

  • Facebook Fakultas Teknik UM Sumbar

  • Instagram Fakultas Teknik UM Sumbar

UKM P3M Mengikuti Lomba Tepat Guna (TTG) Tahun 2022

ft.umsb.ac.id – Bukittinggi, UKM Penelitian, Penalaran dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Fakultas Teknik UM Sumbar melaksanakan Presentasi, Wawancara dan uji coba alat untuk penilaian Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tahun 2022 dengan judul “Elektrolisis Air Menjadi HHO Sebagai Upaya Diversifikasi LPG (KEA : Kompor Elektrolisis Air)  yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat. (Senin, 26 Juni 2022)

UKM Penelitian, Penalaran dan Pengabdian Masyarakat (P3M) diwakili oleh Boby Germana Fadly sebagai Ketua dan Azzumarivqy Asward, Syifa Maiyada serta Dosen Pembimbing Ir. Yulisman, M.T bersaing dengan Tim dari Universitas Fort De Kock Bukittinggi yang mengambil tema “Alat Pengering Simplisia dan Pengelolaan Pasca Panen Guna Meningkatkan Produktifitas UMKM”.

Untuk bisa ke tahap berikutnya innovator Teknologi Tepat Guna (TTG) Tahun 2022  harus memenuhi kriteria yaitu barang baru maupun replikasi untuk menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, memiliki nilai ekonomis, bermamfaat bagi masyarakat luas serta mudah untuk diaplikasikan di masyarakat.

Boby Germana Fadly sebagai Ketua menjelaskan konsumsi masyarakat Indonesia terhadap bahan bakar minyak dan gas masih sangat tinggi untuk kebutuhan rumah tangga dan industri rumah tangga. Berbagai proses kajian sudah sangat maju pesat, mulai dari energi panas bumi, energi matahari, dan energi air. Air merupakan energi yang tidak pernah habis dan salah satu proses yang menggunakan air sebagai energi adalah proses elektrolisis. Proses elektrolisis mampu mengubah air menjadi energi yang setara dengan LPG dan dapat digunakan sebagai bahan bakar untuk berbagai macam kebutuhan.

Maka dari itu kami memanfaatkan gas yang dihasilkan dari terjadinya elektrolisis yang dapat digunakan untuk memasak pada rumah tangga dan industri rumah tangga yang kami beri nama KEA (kompor elektrolisis air). KEA bertujuan untuk diversifikasi penggunaan LPG ke Energi yang ramah lingkungan dan murah, serta dapat dengan mudah dalam penggunaan sehari- hari. Hal ini jauh lebih praktis dikarenakan pada penggunaannya hanya membutuhkan air sebagai sumber energi, Tambahnya.

SHARE KE: